Bupati Sampang Terbitkan Himbauan Salat Berjamaah untuk ASN
Cari Berita

Bupati Sampang Terbitkan Himbauan Salat Berjamaah untuk ASN

madura satu
Tuesday, March 12, 2019

Bupati dan wakil bupati Sampang, H Slamet Junaidi dan Abdullah Hidayat. foto/dokumen

SAMPANG - Bupati Sampang, H Slamet Junaidi menerbitkan himbauan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) dilingkungan pemerintah Kabupaten Sampang bisa melaksanakan salat berjamaah selama jam kerja.

Himbauan salat berjamaah itu tertuang dalam surat himbauan bupati bernomor 451/024.1/434.013/2019 yang ditunjukan kepada seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat se Kabupaten Sampang.

Adapun salah satu poin dari surat himbauan bupati itu berbunyi, agar ketika azan berkumandang ASN bisa melakukan ibadah salat berjamaah di masjid atau di mushalla terdekat di lingkungan kerjanya masing-masing.

"Itu himbauan buat kita semua, dalam artian agar kita tidak lupa beribadah, sehingga aktifitas kedinasan bisa kita hentikan sementara," ujar Slamat Junaidi, Selasa (12/3/2019).

Menurut kader partai NasDem itu, selepas melaksanakan salat berjamaah, aktifitas kedinasan bisa dimulai kembali.

"Jadi kami sampaikan kepada teman-teman kepala OPD maupun camat agar melaksanakan himbauan ini. Ini demi perbaikan Sampang kedepan, karena kita sama-sama tahu bahwa Sampang ini butuh sentuhan," ucap H Idi, sapaan Slamet Junaidi.

H Idi menilai, untuk memulai pembangunan, semua pihak harus memulai dari konsistensi dan ketaatan pribadi. Termasuk dalam hal konsistensi dan ketaatan beribadah.

"Ketaatan ini kita mulai dari diri kita masing-masing, karena konsistensi dan ketaatan ini menjadi tolak ukur seberapa komitmen untuk mendorong pembangunan," tandasnya.

Ditanya terkait adanya beberapa instansi yang tidak memiliki sarana mushalla, H Idi menegaskan alasan dimaksud tidak bisa dijadikan pembenar untuk tidak melaksanakan himbauan yang dikeluarkanya.

"Masak di kantor dinas tidak ada mushalla, di POM bensin saja ada kok. Artinya nanti bisa menggunakan ruangan yang kosong dan kepala OPD harus proaktif untuk menindak lanjuti himbauan itu," pungkasnya (moh/ros)