Bela Kalimat Tauhid, Ribuan Santri Turun Jalan
Cari Berita

Bela Kalimat Tauhid, Ribuan Santri Turun Jalan

madura satu
Thursday, November 1, 2018

Ribuan santri di Sampang melakukan aksi bela tauhid. Foto/madurasatu

SAMPANG - Ribuan santri dan sejumlah ulama dari Kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep tumpah ruah dalam aksi bela kalimat tauhid yang berlangsung di monomen Trunojoyo, Sampang, Kamis (1/11/2018).

Aksi damai yang dikomandani KH Fauroq Alawy itu sebagai respon atas pembakaran kalimat tauhid yang dilakukan oleh oknum Banser di Kabupaten Garut, Jawa Barat pekan lalu.

Dalam aksinya, ribuan santri itu ikut menyuarakan penindakan yang maksimal dari aparat kepolisian sebagai keseriusan dalam melaksanakan supremasi hukum di Indonesia.

"Siapapun yang mengusik agama islam, harus ditindak melalui jalur hukum. Jika tidak, akan memancing kemarahan dari umat islam," tutur Kiai karismatik itu.

Menurut putra mendiang KH Alawy itu, aksi damai yang dilakukan ribuan santri tersebut digelar hanya untuk rasa cinta kepada kalimat tauhid, serta sebagai peringatan terhadap semua pihak agar tidak menebar kebencian kepada siapapun.

“Tindakan pembakaran kalimat tauhid adalah tindakan menebar kebencian. Dan pemerintah sudah sepakat untuk menindak pelaku penebar kebencian, sehingga sudah selayaknya ditindak," tegas pengasuh ponpes Attaroqi tersebut. (idr/ros)